GenPI.co – Ubi ungu merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang biasanya dijadikan sebagai sumber karbohidrat alternatif yang memiliki manfaat untuk kesehatan.
Secara alami ubi ungu memiliki cita rasa manis dan akan meningkat setelah dimasak.
Perlu diketahui, bahwa beberapa penelitian menyebutkan, warna pada ubi jalar memengaruhi kandungan gizi di dalamnya.
Sementara itu, varietas ubi jalar ungu ternyata kaya akan kandungan antosianin.
Berikut beberapa khasiat mengonsumsi ubi ungu untuk kesehatan, seperti dilansir pada Senin (30/10/2023):
1. Mengontrol kadar gula darah
Salah satu manfaat mengonsumsi ubi ungu untuk kesehatan, yakni bisa mengontrol kadar gula darah.
Pasanya, ubi ungu mengandung senyawa antosianin yang memiliki sifat antioksidan kuat.
Menurut penelitian, kandungan antosianin bisa membantu menekan lonjakan gula darah setelah makan akibat resistensi insulin.
Oleh sebab itu, ubi ungu memiliki manfaat untuk membantu mengelola kadar glukosa darah.
2. Mengurangi risiko tukak lambung
Salah satu manfaat mengonsumsi ubi ungu untuk kesehatan, yakni bisa mengurangi risiko tukak lambung.
Mengonsumsi ubi ungu ternyata bisa untuk memperlancar sistem pencernaan dan mengurangi risiko penyakit maag.
Selain itu, ubi ungu mengandung vitamin B kompleks, kalium, dan kalsium yang juga berkhasiat mengatasi berbagai gangguan pencernaan.
3. Meningkatkan imunitas tubuh
Salah satu manfaat mengonsumsi ubi ungu untuk kesehatan, yakni bisa meningkatkan imunitas tubuh.
Perlu diketahui, bahwa ubi ungu kaya akan kandungan antioksidan dan vitamin yang membantu meningkatkan daya tahan.
Kandungan antioksidan dalam ubi ungu ternyata juga bisa melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.
Selain itu, kandungan vitamin C, beta karoten, dan antosianin dalam ubi ungu juga bekerja sebagai senyawa aktif yang memberikan efek antioksidan saat dikonsumsi.
4. Mencegah kanker
Salah satu manfaat mengonsumsi ubi ungu untuk kesehatan, yakni bisa mencegah kanker.
Perlu diketahui, bahwa ubi ungu mengandung senyawa antioksidan aktif, seperti beta karoten dan antosianin yang berperan sebagai zat antikanker dan anti-inflamasi.
Kondisi tersebut tentunya berpotensi mengurangi risiko kanker, seperti kanker payudara, kanker ovarium, hingga kanker prostat. (HelloSehat)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
https://ouo.io/hkfJec

Leave a comment