GenPI.co – Bahlil Lahadalia menyatakan sampai saat ini belum ada rencana menjadikan Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan pembina Partai Golkar saat Munas XI.
“Sampai hari ini nggak ada sampai urusan Pak Presiden Jokowi mau jadi Ketua Dewan Pembina. Nggak ada,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (21/8).
Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengungkapkan dalam Munas XI tidak ada agenda pembhasan terkait dewan pembina partai.
Dia mengungkapkan agenda dalam Munas XI yakni pemilihan ketua umum, pengesahan program kerja, dan pembahasan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau AD/ART.
Namun demikian, Bahlil mengaku tidak menutup peluang Presiden Jokowi akan menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar.
Bahlil Lahadalia menilai di dalam negara demokrasi, termasuk Indonesia, maka siapa saja memiliki hak untuk berdoa.
“Kalau doanya dijabah Allah. Kalau jadi, paten barang itu kan,” tuturnya.
Menteri ESDM itu juga membantah isu yang menyebut dirinya menjadi Ketua Umum Partai Golkar karena ada intervensi dari pemerintah.
Bahlil mengaku bisa menjadi ketua umum karena mendapatkan mayoritas suara dari para pengurus partai di berbagai daerah.
“Jangan selalu menganggap kalau semua inisiatif pemerintah. Tidak benar itu,” ucapnya.
Munas XI Partai Golkar diketahui telah menyetujui Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029. (ant)
Tonton Video viral berikut:
https://ouo.io/bGgVZNu


Leave a comment